Rabu, 03 Oktober 2012

Lelaki Hebat


"Saya kira suami mb tuh orang hebat loh, ustadz hebat gitu. Hehe"

"Memang kenapa sama suami saya, suami saya lelaki yang hebat. Dia berusaha untuk shalat berjamaah di masjid, dia seorang suami yang bertanggung jawab, ayah yang bijak, anak yang berbakti kepada orang tuanya. Dia adalah lelaki hebat, setidaknya bagi saya. Tak peduli apa kata orang tentangnya, dia tetap lelaki hebat yang pernah saya kenal."

Lelaki hebat? Apakah harus terlihat secara dzahir? Nampak hebat di hadapan dunia? Yang dikenal di mana-mana? Atau?

Lelaki hebat mungkin bertaburan di muka bumi ini, mereka yang bisa memberikan motivasi di seminar-seminar, mereka yang sukses dengan karirnya, mereka yang ahli di bidangnya, mereka yang memberikan pencerahan terhadap ummat ataupun mereka yang dielu-elukan oleh banyak orang. Namun, masih banyak lagi lelaki hebat yang tak diketahui oleh orang lain. Yang mungkin dia tak cukup memiliki kriteria-kriteria untuk sekedar bergelar LELAKI HEBAT!

Dia, lelaki hebat saat berani meminta kepada seorang ayah untuk memperistri anaknya, mengikrarkan diri sebagai seorang suami di hadapan Allah, penghulu, juga keluarganya
Yang berlelah-lelah mencari nafkah yang halal untuk keluarganya dengan penuh cinta,
Yang tak membiarkan keluarganya kelaparan dan tak memiliki tempat berteduh,
Yang menegur dengan lembut atas kesalahan yang tak sengaja dilakukan oleh keluarganya,
Yang berusaha meluangkan waktu terbaik untuk bisa berkumpul bersama keluarganya,
Dan dia, lelaki hebat saat mau mendengarkan keluhan sang istri yang agak terkesan cerewet,

"Mungkin bagi dunia kamu hanya seseorang, tapi bagi seseorang kamu adalah dunianya."

2 komentar: