Rabu, 21 November 2012

Gelap, Aku Tak Suka!

 
Aku tak suka gelap,
tapi aku tak bisa tidur dengan lampu yang menyala.
Aku tak suka gelap,
tapi gelap slalu mampu menyembunyikan air mata yang menetes tanpa suara.
Aku tak suka gelap,
tapi membisikkan do'a-do'a dan menitipkan asa padaNya terasa lebih syahdu.
Aku tak suka gelap,
tapi gelap bisa membuat hatiku menjadi lebih tenang, juga mendamaikan jiwa yang nelangsa.

Gelap, aku tak suka!
Tak bisa melihat dengan lebih jelas,
Tak bisa berjalan dengan lebih terarah,
Dan, tak bisa menakar ke mana aku harus melangkah.

Gelap, aku tak suka!
Karena semua menjadi teramat samar,
Semua jadi tak nampak dengan benar,
Dan, semua membuat pandanganku menjadi nanar.

Gelap, aku tak suka!
Meski kunang-kunang nampak cantik, ia tak mampu menerangi dengan baik,
Meski lilin tampak romantis, ia tak bisa menghentikan hati yang turut menangis,

Gelap, aku tak suka!
Maka dari itu buat semuanya terang benderang,
Seterang cahaya matahari di waktu Dhuha,
Secerah sinar rembulan di malam purnama,
Memancar bak lampu-lampu jalan di Ibu Kota, buat semuanya terang. Bisa?

1 komentar: