Kamis, 04 April 2013

Kita Itu Istimewa

"Mungkin saya bukan orang yang baik-baik banget, tapi saya bukan orang jahat. Jadi, saya yakin Tuhan tidak akan memberikan saya pada orang yang jahat. Yang bisa membuat hati saya terluka, nantinya." -katanya di suatu senja

Pernah denger kalam Ilahi ini,
"..Wanita baik-baik hanya untuk lelaki yang baik-baik, begitupun sebaliknya.."
Teman saya ini sangat meyakini akan hal ini, begitupun saya. Katanya, mungkin saya bukanlah seseorang yang memiliki banyak ilmu untuk nanti bisa saya bagikan kepada orang lain. Saya bukan orang yang cerdas, yang bisa dibanggakan nantinya. Saya juga tidak memiliki keahlian yang biasa dimiliki wanita pada umumnya, tapi saya ini bukan orang yang jahat.

Saya mungkin masih belum terlalu lancar dan fasih membaca al qur'an, tapi saya mau belajar dan terus berusaha membacanya di tiap hari yang saya lewati. Saya mungkin tidak begitu baik terhadap orang lain, tapi saya berusaha untuk tidak membuat orang repot karena saya. Yah, mungkin saya hanya sebongkah batu bata dalam sebuah bangunan. Yang mungkin tidak begitu penting dan menjadi sorotan, tapi saya ada dan saya turut serta dalam berdirinya bangunan itu.

Hmmm, kadang terdengar ini orang minderan yak? Tapi, saya pernah ngerasain ituh, bahkan sering. Apalagi kalo berhadapan sama orang yang dirasa jauuuuuh lebih baik dalam banyak hal dibanding saya yang penuh kekurangan ini. Mungkin hanya tidak ingin kalimat itu keluar dari lisan orang lain, jadi lebih baik ngomong duluan deh. Hehehehe.

Tapi kita perlu inget loh, Allah itu Maha Adil. Jika kita diberikan kekurangan pada satu hal atau beberapa hal, kita pastinya dilebihkan pada sisi-sisi lainnya. Yang mungkin kelebihan itu jarang bisa kita lihat dan perhatikan, kenapa? Karena kita seringnya berfokus pada apa yang kurang bukan pada apa yang ada di diri kita yang bisa kita explore.

Misalnya saja murid saya, mereka itu agak kurang dalam pelajaran teori di kelas, tapi jago banget di bidang olahraga. Kemarin sempet dapat juara saat lomba O2SN, cabang Sepak Bola Mini dan Takraw. Padahal mereka yang ada di tim ituh rata-rata nilainya kacau, agak kacau maksudnya. =))

Yah, mungkin saja kita bukan orang yang dengan kelebihan yang biasa tampak pada orang lain. Jago masak, cerdas, ahli di bidangnya, hafalannya banyak, lembut, ngomongnya teratur banget dan lain sebagainya deh. Tapi, mungkin kita itu adalah teman yang baik, menyenangkan, lucu juga ngangenin. Simple sih, tapi hal kecil kaya gini bisa membuat orang-orang di sekitar kita merasa bahagia loh. Beneran, soalnya temen-temen saya gituh semua orangnya. ^^

Jadi, gak usah deh pake minder-minderan sama orang lain. Just be your self ajalah! Lagian yah, di jaman modern sekarang ini 'makhluk' kaya kita ini udah jarang ditemuin loh. Hahaha. Yah, mereka yang berusaha menjaga auratnya dengan baik, menjaga interaksinya dengan lawan jenis, rutin mendatangi majelis ilmu, senantiasa memantaskan diri untuk seseorang yang nantinya akan menemani kita dalam perjalanan ini, juga berusaha untuk menebar kebaikan sekecil apapun itu.

Itu adalah anugerah, yang gak sembarang orang yang diberikan olehNya. Maka, beruntunglah kamu duhai ukhti. Gak usahlah khawatir kalo kamu gak pantas untuk seseorang, karena emang hanya orang yang pantaslah yang kelak akan jadi pendamping kamu. Hmmm, tapi tep harus belajar masak yak. Kan kasian nantinya kalo suamimu  harus jadi kelinci percobaan untuk masakanmu, hahahaha. Piss V

dedicated for my best friend

Tidak ada komentar:

Posting Komentar