Rabu, 22 Januari 2014

Quote

"Tidakkah kita menyadari bahwa dalam setiap skenario hidup, Allah tak menelantarkan kita dengan teka-teki tanpa petunjuk-Nya? Dia hadirkan sinyal-sinyal cinta-Nya untuk mengantarkan keyakinan dalam setiap hal yang kita putuskan."

-Fu, JDA page 195

Selasa, 12 November 2013

Kepergian

Dalam hidup ini akan slalu ada (mereka) yang datang dan pergi, pergi untuk datang kembali ataupun pergi untuk tak kembali lagi.


Jika hari ini harus mengantar kepergian, ucapan apa yang harus kuucapkan. Sampai jumpa atau selamat jalan?

Andai tiap kepergian menitipkan pesan; akan adanya perpisahan panjang. Maka kan kuutarakan sgala yang tak sempat terucap, sudikah kiranya kau mendengarkan sejenak?

Duhai diri-diri yang kan beranjak pergi, layangkanlah pesanmu untukku pada do'a-do'a yang kau bisikkan. Rabb-ku kan sampaikan padaku, meski lidahmu telah kelu tak bersuara.

Mengiringi kepergianmu, kumohonkan agar Allah merahmatimu, meluaskan tempatmu di sana. Selamat jalan...

Sabtu, 21 September 2013

Jahat

katamu,
sikap terburuk yang dimiliki seorang teman adalah;
tidak senang melihat temannya bahagia.

mungkin aku termasuk teman yang jahat,
karena memiliki sikap seperti itu. 

entah kenapa, tiap kali melihatmu tersenyum dan bahagia.
aku terluka.

aku jahat ya?

lama aku mencari tahu,
dan akhirnya aku menemukan sesuatu.

aku bukannya tidak senang melihatmu bahagia, kawan.
aku hanya merasa agak terluka,
jika bahagiamu itu bukan aku yang jadi alasannya.

ini iri atau cemburu yah? ^^

Minggu, 01 September 2013

Bulan Baru

Hai, September?!

Katanya,
bulan-bulan yang berakhiran -ber
adalah bulan-bulan di mana hujan turun
dengan seringnya.

Kau tau bukan,
aku suka hujan di atas kesukaanku,
akan hal-hal manis tentang semesta ini.

Hujan adalah temanku,
menatap ke langit dengan sengaja,
menengadahkan tangan
untuk merasakan rintiknya berjatuhan,
lalu berkata kepada Tuhan,
sampaikan salam yang tak pernah kusampaikan;
pada dia, pada mereka juga pada langit biru.

September, please be nice to me.

-gadis berpayung ungu-

Jumat, 30 Agustus 2013

#TumblrQuote


Aku, Kamu dan Kita

"Kehadiranmu menguji ketaatanku, kehadiranku menguji keimananmu. Aku ujian bagimu, dan kamu ujian bagiku." - @pewski

Begitu seterusnya cara Tuhan, memantaskan aku dan kamu untuk semua urusan, terlebih soal hati.

Dia menjaraki aku dan kamu, menjadikan kita sepasang insan yang tak saling menyapa. Hingga jemariNya menyatuhkan kita dalam genggaman keridhoanNya, aku dan kamu akan menjadi 'kita' dalam sebuah taman indah yang Dia suka.

Baik-baiklah di sana, di tempat yang tak ku tahu di mana.

Untuk seseorang, yang slalu hadir dalam do'a-do'a yang tak bernama; kamu.


Agustus, hari ke tiga puluh

-perempuan berkerudung hitam-

Senin, 26 Agustus 2013

Hari Bahagianya

Seseorang pernah berkata, "Kita sibuk membantu orang-orang yang dekat dengan kita mempersiapkan sgala keperluan pernikahannya, eh pas nanti kita mau nikah, dianya malah gak bisa bantu apa-apa, karena udah pergi jauh atau mungkin sudah sibuk dengan dunianya sendiri."

Lalu seseorang lainnya menimpali, "Makanya luruskan niat saat berbuat, apapun itu dan dalam hal apapun juga. Niat yang lurus bermuara dan berujung pada Allah, maka ridhoNya juga rahmatNya akan mengiringi di tiap waktu dan langkah kita saat kita berbuat."


Dan akupun berpikir, adalah menyenangkan bisa membantu seseorang menyiapkan ini dan itu, membahas ini dan itu seputar 'Hari Perayaan Cintanya'. Meski kadang suka ikutan pusing dan capek, tapi kalo melihat senyum bahagia dan wajah yang penuh rasa syukur (karna memiliki kita dalam hidupnya), semua kepenatan itu serasa hilang seketika. :)

Lagian juga, kenapa harus berharap pada 'makhluk' untuk membalas apa yang udah kita lakukan. Meskipun mereka bisa membalas, balasan itupun seringnya tidak seperti apa yang kita harapkan. Karena manusia hanyalah insan yang slalu nampak salah dan kurang dalam pandangan manusia lainnya.

Berharap saja, Allah akan memberikan kita balasan dari apa yang telah kita lakukan. Bukankah balasan yang Allah berikan akan jauh berkali-kali lipat dari apa yang pernah kita lakukan, kepada orang lain. Mungkin bukan orang yang kita bantu yang akan membantu kita di saat kita butuh bantuannya, tapi orang lain, orang lain yang jauh lebih bisa membantu kita di saat yang tepat.


Yak, bulan-bulan ini lagi ikutan rempong ngebantu pernikahan ayukku tersayang. Dari awal proses; tukar data, ta'aruf pribadi, ta'aruf keluarga, bahas tentang mahar, lamaran, akad juga resepsi. Semuanya kita bahas sama-sama.

Kadang suka mikir, ini ayuk nanya ini dan itu sama aku, kaya akunya udah pengalaman ajah. Padahal kan aku belum pernah ngalamin proses itu sekalipun, pengetahuan tentang pernak-pernik pernikahan itu didapet dari buku, artikel juga pengalaman bantu temen-temen yang udah nikah. Cuma itu. Apa gak takut yak kalo jadi 'sesat' gara-gara aku, HaHaHa. >,<